

Membeli pintu polos atau slab memberi Anda berbagai peluang desain dibandingkan dengan membeli pintu pre-hung. Anda sering menemukan lebih banyak pintu slab di stok, dan bahkan mungkin bisa menjumpai pintu vintage untuk digunakan kembali.
Namun, jika pintu tersebut tidak dilengkapi dengan engsel, bagaimana cara memasang engselnya? Apakah Anda harus memasang engsel dengan rata dan apakah hal tersebut sulit dilakukan?
Proses memasang engsel pintu pada pintu polos dan merendamnya hingga rata disebut mortising. Ini memungkinkan pintu untuk dibuka dan ditutup dengan baik. Memasang engsel pada pintu mungkin tampak menakutkan pada awalnya, tetapi dengan perhatian dan kesabaran yang cukup, ini bisa menjadi pekerjaan yang relatif mudah.
Alat dan Bahan yang Anda Butuhkan:
- Palu
- Pahat Kayu
- File logam atau batu asah
- Pensil
- Bor tanpa kabel
- Meteran
- Pisau utilitas
- Handuk tua
- Mata bor self-centering
- Set bor
- Engsel pintu
- Sekrup (jika tidak disertakan dengan engsel)
Instruksi
- Tentukan Tempat Umum Pemasangan Engsel
Jika pintu akan dibuka ke dalam ruangan, maka sisi pin engsel akan berada di bagian dalam pintu. Letakkan engsel atas 5 inci dari bagian atas pintu dan engsel bawah 10 inci dari bagian bawah pintu. Jika bingkai pintu sudah dipasangi mortise, ikuti pola penempatan tersebut untuk pintu. - Tentukan Area Kerja
Sebarkan handuk tua di lantai untuk menopang pintu. Letakkan pintu di sisinya, dengan sisi gagang pintu menghadap lantai. Untuk menahan pintu di sisinya, mintalah bantuan asisten untuk menahan pintu. Anda juga bisa mengencangkannya di tempat dengan mengamankan pintu ke objek padat, seperti kursi, menggunakan penjepit kayu. - Tandai Tempat Engsel pada Pintu
Gunakan meteran untuk menandai titik-titik penempatan tengah untuk engsel. Letakkan engsel di atas tanda. Sisi pin harus berada di sisi ayunan pintu. Engsel harus mundur dari tepi pintu. Untuk mencapai ini, biarkan engsel terbuka sehingga satu sisi engsel menjuntai ke bawah, dengan ujung lainnya beristirahat di sisi pintu. Tandai di sekitar engsel dengan pensil. - Potong Garis Luar dengan Pisau
Dengan pisau baru, gunakan pisau utilitas untuk memotong sekeliling tanda pensil setebal engsel (sekitar 1/16 inci). - Asah Pahat
Kecuali Anda memiliki pahat baru, Anda perlu mengasahnya. Letakkan pahat di permukaan kerja yang datar dan kuat. File pahat untuk mengasahnya atau gunakan batu asah. - Mortise Engsel
Dengan palu dan pahat, belah area dalam tanda pensil atau potongan pisau. Kerjakan dengan pelan dan bersabar. Pastikan bahwa kedalaman tidak melebihi ketebalan engsel. Ratakan area mortise dengan mengikis perlahan dengan tangan menggunakan pahat. Belah dalam arah serat kayu. - Periksa Kedalaman Engsel
Tempatkan engsel di mortise. Gosokkan jari Anda di bagian atas engsel untuk memastikan bahwa itu sejajar dengan permukaan pintu. - Pasang Engsel
Gunakan bor tanpa kabel dan sekrup yang disertakan dengan engsel untuk memasang engsel ke pintu.
Kapan Harus Menghubungi Profesional
Karena mortising engsel pintu bisa menjadi proses yang detail, hubungi tukang kayu yang baik jika Anda meragukan kemampuan Anda. Mortising engsel tidak memberikan kesempatan kedua jika Anda membuat kesalahan. Jika Anda perlu melakukan mortise pada sejumlah pintu, Anda mungkin ingin meminta seorang tukang kayu untuk melakukan pekerjaan yang memakan waktu ini untuk Anda.




